Rabu, 16 Oktober 2013
Angin Malam
Kukisahkan kembali,,
cuaca malam ini..
penuh dengan duri.
Duri duri yang mulai menusuk
ruang sunyi mulai menyepi.
Termenung di sebuah tempat peristirahatan.
setelah penatnya kehidupan ku lalui hari ini.
Panasnya terpaan sinar mentari
begitu menyekat pori pori jiwaku.
Malam ini
Semua ku lepas..
Ku lepas bersama rasa kesal yang ada.
Kini
Ku saksikan datangnya gerombolan angin malam yang membasuh kesunyian.
Ranting ranting pohon dan daun seolah ikut bersorak, mengisyaratkan kegembiraan mereka setelah siang hingga sore terbenam dalam sapuan hangat sang surya.
Butir butir angin membelai lembut setiap daun yang terlepas jatuh dari tangkainya
terbawa oleh tiupan angin hingga ke sungai seraya di bawa kembali oleh arus yang mengalir menuju dataran rendah hingga daun itu lenyap entah kemana.
Penjuru langit membisu,
awan hitam semakin merajalela dalam gelapnya
menutup kelap kelip bintang di malam nan indah.
Hingga rembulanpun tak terlihat lagi..
Keindahan langit sudah tak nampak
semua sama..
Hanya hitam kelam yang tersisa
Kian detik kian waktu
angin semakin melaju dalam gelapnya malam ia berlalu tanpa arah.
Hanya daun pohon yang mampu menjelaskan kemana arah angin sedang berlari.
Tak lama lagi,,
mungkin hujan kan turun
tak lama lagi
mungkin permukaan bumi kan basah.
Basah hingga ke dalam tanah.
Ku harap dinginnya malam ini
membuat nyenyak tidurku..
Bismika Allahumma ahya wa amut.
==========================
Allahumma bika amsaina wabika asbahna wa ilaikannusuur.
==========================
...Semoga terlelap dalam mimpi...
cuaca malam ini..
penuh dengan duri.
Duri duri yang mulai menusuk
ruang sunyi mulai menyepi.
Termenung di sebuah tempat peristirahatan.
setelah penatnya kehidupan ku lalui hari ini.
Panasnya terpaan sinar mentari
begitu menyekat pori pori jiwaku.
Malam ini
Semua ku lepas..
Ku lepas bersama rasa kesal yang ada.
Kini
Ku saksikan datangnya gerombolan angin malam yang membasuh kesunyian.
Ranting ranting pohon dan daun seolah ikut bersorak, mengisyaratkan kegembiraan mereka setelah siang hingga sore terbenam dalam sapuan hangat sang surya.
Butir butir angin membelai lembut setiap daun yang terlepas jatuh dari tangkainya
terbawa oleh tiupan angin hingga ke sungai seraya di bawa kembali oleh arus yang mengalir menuju dataran rendah hingga daun itu lenyap entah kemana.
Penjuru langit membisu,
awan hitam semakin merajalela dalam gelapnya
menutup kelap kelip bintang di malam nan indah.
Hingga rembulanpun tak terlihat lagi..
Keindahan langit sudah tak nampak
semua sama..
Hanya hitam kelam yang tersisa
Kian detik kian waktu
angin semakin melaju dalam gelapnya malam ia berlalu tanpa arah.
Hanya daun pohon yang mampu menjelaskan kemana arah angin sedang berlari.
Tak lama lagi,,
mungkin hujan kan turun
tak lama lagi
mungkin permukaan bumi kan basah.
Basah hingga ke dalam tanah.
Ku harap dinginnya malam ini
membuat nyenyak tidurku..
Bismika Allahumma ahya wa amut.
==========================
Allahumma bika amsaina wabika asbahna wa ilaikannusuur.
==========================
...Semoga terlelap dalam mimpi...
Selasa, 15 Oktober 2013
In:
Lukisan kata
Pagi itu
Pagi Yang Cerah penuh dengan butiran embun yang sejuk membawa keheningan
suara percikan udara yang berhembus dari hilir mudik akhirnya
tersingkap juga keelokan mentari pagi mulai nampak dari upuk timur
menjelang detik demi detik berlalu..
Penuh suka dan duka
Malam telah berlalu, pagi telah datang dan siang pun akan mengheningkan cipta..
Awan biru takkan bertahan lama, detik-detik waku akan melenyapkan ke indahannya.
Keindahan dikala mentari akan berjumpa dengan bumi.
Awan biru telah memberikan yang terbaik di pagi ini, menghapus gelap, membasuh malam dengan siang.. Menggati alam kegelapan menjadi terang..
Penuh suka dan duka
Malam telah berlalu, pagi telah datang dan siang pun akan mengheningkan cipta..
Awan biru takkan bertahan lama, detik-detik waku akan melenyapkan ke indahannya.
Keindahan dikala mentari akan berjumpa dengan bumi.
Awan biru telah memberikan yang terbaik di pagi ini, menghapus gelap, membasuh malam dengan siang.. Menggati alam kegelapan menjadi terang..
Derita Mengenangmu
Ku isyaratkan lewat mata hati
ku kisahkan melalui jiwa yang merana
rindu itu kadang ada,,
hadir tanpa tanda datangnya
Meski waktu tak pernah mengerti
apa yang ku rasa, biar terpendam selamanya
jika hari membawaku dalam duka
kusambut dengan hati yang mengiris pedih meneteslah sang air mata.
==
tak ada seorangpun dalam hidup ini
mau merasakan derita
namun ada kalanya cinta menggores luka
berlari pun tak ada guna
apa lah arti kasih sayang yang pernah ada
setelah luka tergores kasar dalam dada
apa lah arti kenangan bersama
jika pada akhirnya semua menerkam,hingga
menyayat-nyayat rasa yang tersisa sampai hancur berkeping tak mudah untuk di kenali.
Terkadang hidup tak se indah yang di bayangkan
dalam urusan prasaan.awal sebuah jalannya cinta, kesetiaan adalah segalanya.
namun kala hari berlalu ke egoisan datang seketika menghapuskan janji janji suci yang pernah ada.
semua berubah ibarat neraka
apinya menyala menelan segala yang ada.
tak tersisa lagi rasa bahagia, hanya sekuntum kesedihan smerbak sakitnya menghantam dinding hati yang sudah terlanjur berdebu derita.
asmara pun lenyap berganti darah yang tak nampak namun berlapis pedih berlipat derita yang di rasa.
Ke indahan sesuatu terkadang menghanyutkan dalam rasa yang pada akhirnya hanya melukis duka lara.
biarlah sudah semua bergeser teratur hingga kan terlupa kekecewaan yang suatu sa'at akan sirna di bawa oleh waktu yang tak pernah henti bicara.
dalam hidup ini perlu sebuah penengah.
penengah dalam arti, ada waktunya untuk berkata
di kala terjadi kesalah pahaman.
hidup ini memang tak lepas dari kesalah pahaman.
terkadang kesalah pahaman menjadi akhir dari segalanya
padahal semua bisa terselesaikan dengan duduk tenang sambil mengisahkan apa yang sesungguhnya.
jangn pelihara ke egoisan yang telah lama tertanam dalam dada.
karna meski tak terlihat, egois adalah penyakit berbahaya yang membunuh kasar pemiliknya.
duhai hati, jika diri ini tak pernah menangis
mungkinkah engkau tetap lembut
duhai hati, jika air mata ini tak pernah jatuh
mungkinkah engkau akan gersang dan kasar.
padalah kelembutanmu adalah rasa yg istimewa.
padahal kelembutanmu adalah kunci bahagia.
ku kisahkan melalui jiwa yang merana
rindu itu kadang ada,,
hadir tanpa tanda datangnya
Meski waktu tak pernah mengerti
apa yang ku rasa, biar terpendam selamanya
jika hari membawaku dalam duka
kusambut dengan hati yang mengiris pedih meneteslah sang air mata.
==
tak ada seorangpun dalam hidup ini
mau merasakan derita
namun ada kalanya cinta menggores luka
berlari pun tak ada guna
apa lah arti kasih sayang yang pernah ada
setelah luka tergores kasar dalam dada
apa lah arti kenangan bersama
jika pada akhirnya semua menerkam,hingga
Terkadang hidup tak se indah yang di bayangkan
dalam urusan prasaan.awal sebuah jalannya cinta, kesetiaan adalah segalanya.
namun kala hari berlalu ke egoisan datang seketika menghapuskan janji janji suci yang pernah ada.
semua berubah ibarat neraka
apinya menyala menelan segala yang ada.
tak tersisa lagi rasa bahagia, hanya sekuntum kesedihan smerbak sakitnya menghantam dinding hati yang sudah terlanjur berdebu derita.
asmara pun lenyap berganti darah yang tak nampak namun berlapis pedih berlipat derita yang di rasa.
Ke indahan sesuatu terkadang menghanyutkan dalam rasa yang pada akhirnya hanya melukis duka lara.
biarlah sudah semua bergeser teratur hingga kan terlupa kekecewaan yang suatu sa'at akan sirna di bawa oleh waktu yang tak pernah henti bicara.
dalam hidup ini perlu sebuah penengah.
penengah dalam arti, ada waktunya untuk berkata
di kala terjadi kesalah pahaman.
hidup ini memang tak lepas dari kesalah pahaman.
terkadang kesalah pahaman menjadi akhir dari segalanya
padahal semua bisa terselesaikan dengan duduk tenang sambil mengisahkan apa yang sesungguhnya.
jangn pelihara ke egoisan yang telah lama tertanam dalam dada.
karna meski tak terlihat, egois adalah penyakit berbahaya yang membunuh kasar pemiliknya.
duhai hati, jika diri ini tak pernah menangis
mungkinkah engkau tetap lembut
duhai hati, jika air mata ini tak pernah jatuh
mungkinkah engkau akan gersang dan kasar.
padalah kelembutanmu adalah rasa yg istimewa.
padahal kelembutanmu adalah kunci bahagia.
Tak pernah merantau
Terkadang q Iri melihat tulisan teman-teman d blog mereka. tentang perjungan menuntut ilmu jauh dr kampung halaman.
Ingin rasanya ku tulis hal yang sama, Perjuangan menapaki jalan berliku di kampung orang. Kisah rindu kampung halaman, kisah kampung baru tempat menimba ilmu.
Namun itu mustahil, karna diriku tak pernah jauh dari kota kelahiran.
Dimana indahnya rindu kepada orang tua. Itu tak pernah ku rasa.
Pilu mengurus diri sendiri menepis duka dikala sakit menyapa tak pernah kuderita.
Hidup bersama orang tua memang lebih nyaman, namun entahlah
ku ingin pula menemukan rasa yang berbeda.
Selama ini belum terbuka lahan pertualangan dalam diri.
Mengapa??
Apa kah ini cuma alasan??
Ku rasa tidak.
Entah lah, apa semua ini cuma aku yang rasa.
Ku rasa perkembangan diri lebih lambat di sa'at hidup tak pernah merantau lama jauh dari tatapan keluarga.
Ku rasa tak ada yang istemewa di setiap detika berlalu menghapus malam dan siang dalam setiap minggunya.
Ohh tuhan jika memang ini takdir ilahimu.
Ku terima,,,
Biar kusibak sendiri nasib mulia di kampung tercinta.
Berbakti kepada dua orang yang tercinta.
Biar ku temui sendiri jati diri meski tak pernah jauh dari desa ini.
=========================
Bacaselengkapnya »»
Ingin rasanya ku tulis hal yang sama, Perjuangan menapaki jalan berliku di kampung orang. Kisah rindu kampung halaman, kisah kampung baru tempat menimba ilmu.
Namun itu mustahil, karna diriku tak pernah jauh dari kota kelahiran.
Dimana indahnya rindu kepada orang tua. Itu tak pernah ku rasa.
Pilu mengurus diri sendiri menepis duka dikala sakit menyapa tak pernah kuderita.
Hidup bersama orang tua memang lebih nyaman, namun entahlah
ku ingin pula menemukan rasa yang berbeda.
Selama ini belum terbuka lahan pertualangan dalam diri.
Mengapa??
Apa kah ini cuma alasan??
Ku rasa tidak.
Entah lah, apa semua ini cuma aku yang rasa.
Ku rasa perkembangan diri lebih lambat di sa'at hidup tak pernah merantau lama jauh dari tatapan keluarga.
Ku rasa tak ada yang istemewa di setiap detika berlalu menghapus malam dan siang dalam setiap minggunya.
Ohh tuhan jika memang ini takdir ilahimu.
Ku terima,,,
Biar kusibak sendiri nasib mulia di kampung tercinta.
Berbakti kepada dua orang yang tercinta.
Biar ku temui sendiri jati diri meski tak pernah jauh dari desa ini.
=========================
..............@ahlal_kamal....................
=============== ==========
===============
Sepi Membalut Hati
Disaat Sepi
ia tak ada
Disaat derita
ia tak datang
Disaat bahagia
ia tak menyapa
Disaat Rindu
ia tak hiraukan
Disaat Malam
ia lelap tertidur
Disaat Pagi
ia tak hadir.
Dimana sesungguhnya dirimu?,,
ia tak ada
Disaat derita
ia tak datang
Disaat bahagia
ia tak menyapa
Disaat Rindu
ia tak hiraukan
Disaat Malam
ia lelap tertidur
Disaat Pagi
ia tak hadir.
Dimana sesungguhnya dirimu?,,
Siapa Orang Yang Pandai
Aku tidak pandai
Namun Aku juga tidak bodoh
Mengapa demikian??
Memang pada dasarnya
Tidak ada manusia yang bodoh
Hanya saja banyak manusia
Yang tidak sadar
Jalan hidupnya membawa dia
Larut dalam kebodohan.
Jika kita melirik kembali
Tentang bagaimana cara otak kita
Sungguh luar biasa.
Otak yang daya ingatnya tak terbatas
Malah semakin kita isi
Semakin bertambah pula
Kapasitas ruang penyimpananya
Berbeda dengan sebuah Memory / USB FD
Semakin banyak kita masukkan file
Semakin sempit pula daya tampungnya
Selain niat,
Semangat dalam hidup sangat
penting
Semangat dalam menjalankan
aktivitas2
Itu sangat-sangat penting sekali.
Masalahnya adalah
Semangat manusia seperti kita ini
Turun naik..
Bagaikan air laut
Kadang pasang, kadang surut.
Malah terkadang kita kalah sama air
Coba kita perhatikan air laut
Ketika malam ia pasang
Ketika pagi hingga siang ia surut
Dan terus seperti itu.
Sedangkan kita
Hari ini semangat
Dua hari tiga hari semangat
Kemudian pada hari ke empat kelima
Hingga satu minggu berikutnya kita loyo
Intinya kadang kita lebih banyak loyonya
Ketimbang semangat.
jadi siapa orang yang pandai
orang yang pandai adalah
orang yang mampu
mengendalikan semangatnya
Menurutku sih begitu
Menurutku sih begitu
Bagaimana menurut anda??











